Sabtu, 08 Mei 2010

PROGRAM KEMITRAAN BIDAN DENGAN DUKUN PARAJI

Seiring dengan berputarnya waktu ilmu tehnelogi pun semakin pesat kemajuannya ,ilmu kesehatanpun semakin canggih termasuk dalam masalah penanganan persalinan, dulu persalinan sepenuhnya ditangani oleh dukun paraji dan sampai saat ini pun masih sulit untuk menekan persalinan ditolong oleh dukun paraji dikarnakan sangat kuatnya sugesti masarakat terhadap dukun paraji walau sebenarnya pengetahuan masyarakat sudah sangat mengerti akan keselamatan persalinan dan resiko akan persalinan, walau pemeritah sudah sangat jelas menugaskan para bidan dipelosok-pelosok desa yang pada dasarnya untuk menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi yang masih tinggi khususnya dipropinsi yang kami tempati,selama saya bertugas sebagai bidan didaerah yang saya tempati tantangan yang saya dapatkan adalah merubah kebiasaan,adat istiadat dan mitos dari masyarakat tersebut ,ternyata tak semudah seperti membalikan telapak tangan saya sangat memerlukan waktu yang sangat lama untuk bisa mengerti keinginan dari masyarakat tersebut, langkah pertama untuk tujuan ini adalah ternyata harus mendekati dukun paraji dan sasaran kami yaitu para ibu-ibu hamil yang ada didaerah tersebut,walau dengan persepsi yang berbeda-beda sayapun mengikuti dulu apa yang di inginkan dari sasaran kami dan dukun paraji tersebut, ternyata yang kami telaah yang sangat mendominasi kenapa
persalinan lebih banyak ditangani oleh dukun paraji adalah sugesti yang sangat kuat dan dan dukun paraji murah tak pernah tarip akan jasa pertolongannya ,sementara kalau ditolong oleh bidan sasaran kami takut akan tarip jasa bidan dan takut akan tindakan bidan yang selalu memakai alat instrumen kebidanan yang sangat tidak sama dengan dukun paraji yang dalam melaksanakan tindakannya hanya dengan tangan tanpa bungkus sarung tangan, mungkin disinilah ternyata masih lemahnya pengetahuan dari masyarakat tentang penaganan persalinan yang sesuai dengan standar ilmu dan tekhnologi kebidanan saat ini,dengan adanya program kemitraan antara bidan dengan dukun paraji saya sedang mencoba melaksanak program ini mudah mudahan apa yang diharapkan untuk menurunkan angka kematian ibi dan bayi bisa terwujud walau pada dasarnya yang namanya kendala masih menyelimuti perjalanan ini semoga saja dengan teru dan terus memberi penyuluhan pada masyarakat khususnya pada sasaran adalah para ibu hamil mengerti akan pentingnya persalinan ditolong oleh bidan dan atau tenaga kesehatan dan bersalinnya di tempat pasilitas kesehatan,karna untuk saat ini kita punya pedoman bahwa setiap ibu hamil adalah beresiko,sehingga perlu ditangani oleh bidan dan atau tenaga kesehatan bukan berarti tidak boleh oleh dukun paraji tetapi sesuai dengan standar ilmu saat ini tak cukup menolong persalinan tidak hanya berdasarkan pengalaman saja tetapi menolong persalianan harus juga berdasarkan ilmu dan kewenangannya sementara yang dipunyai dukun paraji hanya pengalaman saja..sehingga dengan adanya kemitraan ini bidan bisa mewujudkan keberhasilan program.dan para ibu pun bisa terselamatkan dan para bayi pun juga terselamatkan.dan yang lebih penting dukun paraji merasa bidan bukan saingan tapi mitra secara lahir dan bhatin untuk menyelamatkan kaum ibu dan menylamatkan bayi yang sangat diharapkan sebagai penerus keturunan kehidupan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar